Dampak Stunting pada Pertumbuhan Anak di Kabupaten Jember
Oleh Mahasiswa Program Studi Promosi Kesehatan, Jurusan Kesehatan, Politeknik Negeri Jember.

Stunting adalah kondisi di mana pertumbuhan fisik dan perkembangan anak terhambat akibat kekurangan gizi yang kronis, terutama pada masa awal kehidupan. Anak yang mengalami stunting biasanya memiliki tinggi badan yang lebih pendek dari rata-rata usianya, hal ini dapat berdampak pada kesehatan, perkembangan kognitif, dan produktivitas di masa depan.
Apa Saja Penyebab Stunting?
Kekurangan Gizi
Asupan gizi yang tidak mencukupi, terutama protein, zat besi, vitamin A, dan zinc, dapat menyebabkan pertumbuhan yang terhambat pada anak.
Faktor Sosial dan Ekonomi
Kemiskinan, akses terbatas terhadap layanan kesehatan dan gizi, serta pendidikan yang rendah dapat menjadi faktor risiko stunting.
Pola Makan & Pemberian Makanan
Pola makan yang tidak seimbang, pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi anak, serta perawatan yang kurang optimal juga dapat berkontribusi terhadap stunting.
Dampak dari Stunting
Gangguan Pertumbuhan Fisik
- Anak yang mengalami stunting cenderung memiliki tinggi badan yang lebih pendek dari rata-rata usianya, yang dapat berdampak pada kekuatan fisik dan daya tahan tubuh.


Gangguan Kognitif
- Stunting dapat memengaruhi perkembangan otak anak, yang dapat menyebabkan gangguan kognitif, kesulitan belajar, dan penurunan kemampuan berpikir.
*
Gangguan Kesehatan Mental
- Stunting juga dapat berdampak pada kesehatan mental anak, meningkatkan risiko depresi, kecemasan, dan masalah perilaku.

Upaya Pencegahan dan Penanggulangan pada Stunting
Peningkatan Gizi
Memastikan anak mendapatkan asupan gizi yang cukup dan seimbang, termasuk protein, zat besi, vitamin, dan mineral penting untuk pertumbuhan dan perkembangan mereka.
Pemantauan Pertumbuhan
Melakukan pemantauan pertumbuhan secara berkala untuk mendeteksi dini tanda-tanda stunting dan intervensi yang tepat waktu.
Pengentasan Kemiskinan
Upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan akses terhadap pendidikan serta pekerjaan yang layak juga dapat membantu mengurangi risiko stunting.
Pemberian Makanan Tambahan (PMT)
Pemberian makanan tambahan secara teratur dan dalam porsi yang mencukupi sesuai dengan kebutuhan gizi anak.
Edukasi Orang Tua
Memberikan edukasi kepada orang tua atau pengasuh tentang pentingnya pemberian makanan tambahan yang seimbang dan cara mempersiapkannya dengan benar.
Team
Golongan B Kelompok 1

Wardah Firdausiyah
G43230662

Siti Khairatun Nisak
G43230612

Hairul Jannah Isnaini Agustina
G43230664

Tesha Ayu Laksono
G43230736

Mutiara Ilma Nahdia
G43230805

Mariyatul Kiptia
G43230809

Risnanda Dwi Maulida
G43231085
“Stunting adalah masalah serius yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Mari bersama-sama mencegah stunting untuk masa depan yang lebih baik.”
~Group 1 Class B